<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tunas Indonesia Raya</title>
	<atom:link href="http://cinta.tidar.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cinta.tidar.or.id</link>
	<description>Awal Bangsa Yang Kokoh</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 07:03:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Meningkatkan Minat Politik Pada Anak Muda, TIDAR Mengadakan Diskusi Publik</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/meningkatkan-minat-politik-pada-anak-muda-tidar-mengadakan-diskusi-publik/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/meningkatkan-minat-politik-pada-anak-muda-tidar-mengadakan-diskusi-publik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2012 10:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cinta.tidar.or.id/?p=1003</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"> Jakarta&#8211;Sebagai organisasi pemuda, salah satu misi TIDAR adalah menumbuhkan kesadaran politik dan kebangsaan di kalangan pemuda. Untuk mencapai misi tersebut, TIDAR mengadakan diskusi publik dengan topik “Persepsi Anak Muda Terhadap Politik.”</p> <p style="text-align: justify;">Tema ini dipilih terkait dengan gejala apatis yang terjadi di kalangan generasi muda Indonesia terhadap politik saat ini. “Anak muda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"> Jakarta&#8211;Sebagai organisasi pemuda, salah satu misi TIDAR adalah menumbuhkan kesadaran politik dan kebangsaan di kalangan pemuda. Untuk mencapai misi tersebut, TIDAR mengadakan diskusi publik dengan topik “Persepsi Anak Muda Terhadap Politik.”</p>
<p style="text-align: justify;">Tema ini dipilih terkait dengan gejala apatis yang terjadi di kalangan generasi muda Indonesia terhadap politik saat ini. “Anak muda Indonesia cenderung melihat politik sebagai suatu hal yang kotor, tidak baik. Padahal banyak hal positif yang dapat digali dan diperoleh melalui dunia politik”, ujar Andy R Wijaya, Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Pengurus Pusat TIDAR.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Plan Politika mengenai tingkat kepercayaan anak muda terhadap pemerintahan saat ini, 29,31% dari 429 anak muda usia 14-29 tahun memberikan nilai 6 (skala 10) dan 21,72% dari mereka memberikan nilai 5 (skala 10). Hasil ini menunjukkan rendahnya kesadaran dan tingkat partisipasi pemuda pada dunia politik. Padahal kesadaran dan partisispasi pemuda dalam politik tersebut sangat penting dalam rangka melanjutkan pembangunan bangsa.</p>
<p style="text-align: justify;">Diskusi Publik ini dihadiri oleh pembicara muda yang berkecimpung dalam dunia politik. Anggun Pesona, Direktur Eksekutif Plan Politika dan Andy R Wijaya, perwakilan TIDAR dari bidang Kaderisasi dan Keanggotaan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Melalui diskusi ini, TIDAR ingin anak-anak muda lebih mengenal dan menumbuhkan minat pada politik. Diharapkan, mereka dapat melihat politik sebagai salah satu jalan untuk ikut ambil bagian dalam proses demokrasi,” kata Andy.</p>
<p style="text-align: justify;">Diskusi publik kali ini adalah yang pertama diadakan pada tahun 2012. Pengurus Pusat TIDAR akan mengadakan diskusi secara rutin setiap bulan, dengan mengangkat berbagai topik menarik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/meningkatkan-minat-politik-pada-anak-muda-tidar-mengadakan-diskusi-publik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TIDAR PEDULI: Gizi Sehat Lewat Revolusi Putih Dimulai Sejak Dini</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/tidar-peduli-gizi-sehat-lewat-revolusi-putih-dimulai-sejak-dini/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/tidar-peduli-gizi-sehat-lewat-revolusi-putih-dimulai-sejak-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 09:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cinta.tidar.or.id/?p=996</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Gizi merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi tumbuh kembang manusia. Tanpa gizi yang cukup, pertumbuhan seseorang tidak mungkin dapat  berlangsung dengan optimal. Oleh karena itu, Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina TIDAR dan Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) memprakarsai sebuah program untuk menambah gizi lewat kegiatan minum susu, yang lebih dikenal dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Gizi merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi tumbuh kembang manusia. Tanpa gizi yang cukup, pertumbuhan seseorang tidak mungkin dapat  berlangsung dengan optimal. Oleh karena itu, Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina TIDAR dan Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) memprakarsai sebuah program untuk menambah gizi lewat kegiatan minum susu, yang lebih dikenal dengan Revolusi Putih.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai salah satu organisasi sayap partai GERINDRA, TIDAR berusaha sebaik mungkin untuk menjalankan program Revolusi Putih. TIDAR menyadari bahwa program tersebut berguna bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak Indonesia. TIDAR yakin bahwa bangsa yang kokoh berawal dari generasi mudanya yang sehat.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>TIDAR Peduli</em> dilaksanakan pada Jumat, 10 Februari 2012 dengan melibatkan 200 siswa/i dari SD Pembangungan Al-Hikmah, Pulogadung, Jakarta Timur. Kegiatan ini dimulai pukul 06.00 dan berakhir pada pukul 08.00 WIB. SD Pembangunan Al-Hikmah, Pulogadung, Jakarta Timur dipilih karena sebagian besar siswa/i-nya berasal dari golongan keluarga kurang mampu yang tidak setiap hari dapat menikmati gizi yang terkadung dalam segelas susu.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda dengan kegiatan Revolusi Putih lain yang pada umumnya menggunakan susu kotak untuk dibagikan kepada masyarakat atau anak-anak, pada kegiatan <em>TIDAR Peduli</em> kali ini, para pengurus TIDAR membagikan segelas susu murni kepada siswa/i SD yang berpartisipasi, dengan harapan susu murni dapat memberikan gizi yang lebih lengkap karena proses penyajiannya tidak memakan waktu lebih dari 3&#215;24 jam. “Revolusi Putih ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin setiap bulannya, dan untuk ke depannya, pada setiap Revolusi Putih yang dilakukan oleh TIDAR, diharapkan menggunakan susu murni dengan kemasan yang lebih menarik”, ujar Dian Pratama, penggagas kegiatan <em>TIDAR Peduli</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya Revolusi Putih, dalam kegiatan ini siswa yang berpartisipasi juga diajak untuk melakukan jalan sehat. Drs. Saifudin Zuhri, M.Pdi selaku Kepala Sekolah SD Pembangunan Al-Hikmah menyambut dengan sangat baik kegiatan <em>TIDAR Peduli</em> ini. Beliau kemudian menjadikan jalan sehat sebagai kegiatan rutin SD Pembangunan Al-Hikmah yang akan dilaksanakan setiap bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Pengurus Cabang TIDAR Jakarta Timur ini akan dilanjutkan dengan pemberian beasiswa kepada 6 orang siswa/i berprestasi, kurang mampu dan yatim dari SD Pembangunan Al-Hikmah yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Februari 2012.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/tidar-peduli-gizi-sehat-lewat-revolusi-putih-dimulai-sejak-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PIALA GARUDA IV: TIDAR Peduli Masa Depan Sepak Bola Indonesia</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/piala-garuda-iv-tidar-peduli-masa-depan-sepak-bola-indonesia/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/piala-garuda-iv-tidar-peduli-masa-depan-sepak-bola-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 09:25:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cinta.tidar.or.id/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Piala Garuda merupakan salah satu event tahunan TIDAR dan Sekolah Sepak Bola Urakan, yang diselenggarakan sebagai sarana pembinaan bagi atlet-atlet sepak bola berbakat usia di bawah 15 tahun. Tahun ini, Piala Garuda memasuki tahun kompetisinya yang ke-IV.</p> <p>Tunas Indonesia Raya (TIDAR) sebagai penyelenggara turnamen Piala Garuda I-IV percaya bahwa sepak bola Indonesia harus dibina [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-407" title="" src="http://cinta.tidar.or.id/wp-content/uploads/2012/01/PialaGaruda4.jpg" alt="" width="590" height="350" /></p>
<p>Piala Garuda merupakan salah satu event tahunan TIDAR dan Sekolah Sepak Bola Urakan, yang diselenggarakan sebagai sarana pembinaan bagi atlet-atlet sepak bola berbakat usia di bawah 15 tahun. Tahun ini, Piala Garuda memasuki tahun kompetisinya yang ke-IV.</p>
<p>Tunas Indonesia Raya (TIDAR) sebagai penyelenggara turnamen Piala Garuda I-IV percaya bahwa sepak bola Indonesia harus dibina dari usia sedini mungkin. TIDAR yakin bahwa masa depan sepak bola Indonesia berawal dari pembinaan yang kokoh dan berkelanjutan.</p>
<p>Turnamen yang merupakan kompetisi antar Sekolah Sepak Bola (SSB) ini diikuti oleh 32 tim sepak bola terbaik se Pulau Jawa. Piala Garuda IV diselenggarakan sejak 20 Desember 2011 dan berakhir pada 5 Januari 2012 dengan pertandingan penutup yang memperebutkan posisi juara 1 hingga juara 4.</p>
<p>Diselenggarakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, babak final kompetisi ini berlangsung sangat seru. Masing-masing tim yang bertanding memberikan penampilan terbaiknya.</p>
<p>Setelah melalui tahapan kompetisi yang panjang, Trophy Piala Garuda 4 berhasil direbut oleh Bina Taruna yang mengalahkan Urakan dengan skor akhir 2-1.</p>
<p>Juara 3 diperoleh Villa 2000 yang berhasil mengalahkan JFA dengan skor akhir 4-0. Gelar tim terbaik diberikan kepada Gemilang Blitar, top scorer diraih oleh Iqmal dari UNI Bandung dengan total 9 gol selama kompetisi berlangsung. Pemain terbaik diberikan kepada  Renaldi dari tim Urakan.</p>
<p>TIDAR yang diwakili oleh Kabid. Olahraga, Sdr Harwendro Adityo berharap pembinaan atlet sepak bola seperti Turnamen Piala Garuda ini tetap berjalan bagaimanapun kondisi negara Indonesia dan PSSI sebagai induk olahraga sepak bola di Indonesia harus lebih peduli terhadap pembinaan atlet sepak bola usia dini.</p>
<p>“Para pemain, apalagi atlet usia dini jangan sampai dijadikan korban politisasi para petinggi PSSI. Saya berharap kerjasama antara TIDAR dan SSB Urakan ini dapat terus berlanjut dan semoga ke depannya Turnamen Piala Garuda ini tidak hanya mencakup kompetisi se Jabodetabek atau Pulau Jawa saja, tetapi bertaraf nasional”, ujar Harwendro.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/piala-garuda-iv-tidar-peduli-masa-depan-sepak-bola-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ulul Aufa: Cakap tidaknya seorang pemimpin teruji ketika masalah datang</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/cakap-tidaknya-seorang-pemimpin-teruji-ketika-masalah-datang/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/cakap-tidaknya-seorang-pemimpin-teruji-ketika-masalah-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 02:50:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pengurus Daerah dan Cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tidar.nusantara-polo.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Ketua PD Jawa Tengah, Ulul Aufa, paham betul hal tersebut. Ketika bencana Merapi menghentak tanah Jawa, dia dituntut untuk memiliki ketenangan dan kematangan berpikir, khususnya saat bertindak.</p> <p>Di tengah kekacauan yang terjadi, Ulul selalu memberikan instruksi pada rekan-rekannya untuk tetap waspada, tidak bertindak tanpa perintah, dan ketika situasi kondusif menyempatkan diri untuk mengevaluasi pekerjaan yang telah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-265" title="" src="http://cinta.tidar.or.id/wp-content/uploads/2011/12/DSC0333.jpg" alt="" width="590" height="395" /></p>
<p>Ketua PD Jawa Tengah, Ulul Aufa, paham betul hal tersebut. Ketika bencana Merapi menghentak tanah Jawa, dia dituntut untuk memiliki ketenangan dan kematangan berpikir, khususnya saat bertindak.</p>
<div>
<div>
<p>Di tengah kekacauan yang terjadi, Ulul selalu memberikan instruksi pada rekan-rekannya untuk tetap waspada, tidak bertindak tanpa perintah, dan ketika situasi kondusif menyempatkan diri untuk mengevaluasi pekerjaan yang telah dijalankan bersama. Segala tindakan dilakukan tanpa gegabah, terkoordinasi, sambil menjunjung budaya setempat. “PD Jateng tetap lebih dahulu berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat di Magelang. Kami datang ke pemerintah Magelang dengan cara baik- baik, kulonuwun. Dan yang jelas, saya selalu memberikan masukan agar hati-hati dalam bertindak dan keselamatan diri harus selalu diutamakan,” jelasnya.</p>
<p>Ulul telah menjadi contoh bahwa ketenangan dan kematangan berpikir adalah dua hal yang penting dalam kepemimpinan. Komitmennya terhadap TIDAR pun terlihat melalui usaha- usaha PD Jateng merangkul para pemuda</p>
</div>
<div>
<p>di daerah mereka. “Masih banyak komunitas pemuda di Jateng yang sampai kini belum terangkul. Banyak pula OKP yang tidak menjalankan jiwa kewirausahaan secara komprehensif.” Ulul melihatnya sebagai kesempatan baik untuk TIDAR Jateng. Itu sebabnya di masa mendatang salah satu program yang akan diadakan oleh PD Jateng adalah pelatihan-pelatihan kepada semua PC di Jawa Tengah berkaitan dengan kepemimpinan dan kewirausahaan. “Dalam tahun ini kami memiliki target semua PC sudah terbentuk dan sudah diberikan SK. Kami juga menginginkan semua PC memiliki sebuah gagasan berwirausaha, agar TIDAR bisa menjadi organisasi yang mandiri secara finansial. Baik tingkat PC maupun PD.”</p>
<p>Hal terakhir dan terpenting yang menurut Ulul harus dimiliki oleh setiap pemimpin PD adalah memahami gaya kepemimpinan seperti apa yang dibutuhkan para pemuda di daerahnya. Menurutnya, di Jawa Tengah, jiwa leadership dan kewirausahaan harus dimunculkan sejak dini agar dapat berjalan dengan selaras dan seimbang. “Jadi, jangan memaksakan pemuda-pemudi untuk berpolitik praktis kalau mereka belum menginginkannya.”</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/cakap-tidaknya-seorang-pemimpin-teruji-ketika-masalah-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sabam Rajagukguk: Meningkatkan Pendidikan Dalam Masyarakat</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/meningkatkan-pendidikan-dalam-masyarakat/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/meningkatkan-pendidikan-dalam-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 03:47:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pengurus Pusat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tidar.nusantara-polo.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[<p>Semua orang pasti setuju dengan pernyataan bahwa pendidikan amat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Pendidikan merupakan hal mendasar yang penting untuk membangun dan menciptakan sumber daya manusia dalam mendukung pembangunan bangsa.</p> <p>Pendidikan yang baik sebaiknya sesuai dengan arah pembangunan negara. Kurikulum harus bisa menciptakan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan sektor-sektor yang ada. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua orang pasti setuju dengan pernyataan bahwa pendidikan amat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Pendidikan merupakan hal mendasar yang penting untuk membangun dan menciptakan sumber daya manusia dalam mendukung pembangunan bangsa.</p>
<p>Pendidikan yang baik sebaiknya sesuai dengan arah pembangunan negara. Kurikulum harus bisa menciptakan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan sektor-sektor yang ada. Beberapa permasalahan yang terjadi belakangan ini merupakan akibat dari tidak terarahnya pembangunan negara serta sektor pendidikan yang mendukungnya. Jika ditarik ke akarnya, solusi untuk hampir semua permasalahan yang terjadi di negeri ini adalah perbaikan pada bidang pendidikan.</p>
<p>Kasus kecurangan UN yang sempat menjadi pembicaraan sengit beberapa waktu lalu sedikit banyak mengingatkan kita akan pentingnya pendidikan yang hakiki, yaitu pendidikan moral. Memang, tombak awal berasal dari keluarga, namun tetaplah penting untuk mengadakan pendidikan moral dalam pendidikan formal seperti sekolah. Di sinilah siswa berinteraksi secara sosial dalam menerapkan moral yang dimiliki. Di mana saja, pendidikan moral ini ada dan diutamakan.</p>
<p>Jika boleh berbagi, saya dahulu sempat menjalani pendidikan setingkat SMP di Amerika Serikat. Di sana, setiap beberapa bulan sekali mereka mengadakan sesi diskusi mengenai moralitas. Cara pengajarannya lebih melalui figur yang cocok dijadikan panutan. Seperti misalnya guru atau kepala sekolah.</p>
<p>Di Indonesia, kita memiliki Pancasila yang memuat ajaran-ajaran moral yang sesuai dengan kepribadian bangsa, dengan bentuk masyarakat kita, dan patut kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. TIDAR melihat pentingnya materi moralitas diajarkan ke generasi muda sejak dini dan sangat mendukung kembalinya mata pelajaran Pancasila ke dalam kurikulum nasional.</p>
<p>Selain pendidikan moralitas, TIDAR juga melihat bahwa pendidikan ekstrakurikuler sangat penting. Melalui ekstrakurikuler, sejak dini, generasi muda Indonesia bisa belajar caranya bekerjasama dalam tim, belajar tentang sportivitas, cara bergaul, bersosialisai, dan lain-lain. Hanya dibutuhkan minimal satu ekstrakurikuler di sekolah. Basket, catur ataupun pramuka, semua itu pendidikan.</p>
<p>Terdapat perbedaan yang jelas antara seseorang yang aktif mengikuti ekstrakurikuler, dengan yang tidak. Mereka yang terlibat lebih aktif, luwes dalam berbicara, terbiasa bergerak dalam sebuah organisasi, bisa bekerja dalam kelompok dengan lebih baik, dan lain-lain. Dengan dua hal sederhana di atas, bangsa ini akan memiliki banyak orang pintar yang bisa memimpin, dan juga bermoral.</p>
<p>Banyak program TIDAR yang mendukung pendidikan, seperti program beasiswa Sekolah Untuk Semua, program Buku Untuk Semua, pengadaan Mobil Pustaka Keliling, pendidikan kewirausahaan untuk anak muda di Jawa Tengah, juga seminar antinarkoba dan kenakalan remaja di Lampung. Dalam masa mendatang, program yang akan dijalankan akan difokuskan untuk melatih kepemimpinan dan kemampuan berkomunikasi kepada masyarakat.</p>
<p>Sikap TIDAR dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia harus selalu kita ingat. Bukan untuk mengambil alih peran negara. Tetapi, sebagai unsur masyarakat, TIDAR memiliki peran besar untuk melengkapi dan membantu peningkatan pendidikan.</p>
<p><em>Oleh Sabam Rajagukguk, Sekretaris Jendral PP TIDAR</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/meningkatkan-pendidikan-dalam-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ekspresi Seni Remaja Jabodetabek: TIDAR Adakan Kompetisi Shuffle Dance</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/ekspresi-seni-remaja-jabodetabek-tidar-adakan-kompetisi-shuffle-dance/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/ekspresi-seni-remaja-jabodetabek-tidar-adakan-kompetisi-shuffle-dance/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 11:05:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tidar.nusantara-polo.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sebagai organisasi pemuda yang menjadi wadah bagi pemuda Indonesia untuk melakukan kegiatan positif, TIDAR peduli dan peka terhadap keinginan serta trend anak muda Indonesia saat ini. TIDAR percaya, anak-anak muda Indonesia dapat berkontribusi bagi kemajuan negaranya melalui berbagai macam cara, salah satunya melalui olahraga dan seni yang saat ini dikemas kreatif melalui Shuffle Dance.</p> <p>TIDAR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai organisasi pemuda yang menjadi wadah bagi pemuda Indonesia untuk melakukan kegiatan positif, TIDAR peduli dan peka terhadap keinginan serta trend anak muda Indonesia saat ini. TIDAR percaya, anak-anak muda Indonesia dapat berkontribusi bagi kemajuan negaranya melalui berbagai macam cara, salah satunya melalui olahraga dan seni yang saat ini dikemas kreatif melalui Shuffle Dance.</p>
<p>TIDAR Shuffle Dance Competition dengan tema “Ekspresikan Diri dengan Kompetisi TIDAR Shuffle” diikuti oleh 32 tim Shuffle Dance dari Jabodetabek, yang beranggotakan 4-12 orang. Acara diselenggarakan di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada tanggal 3-4 Desember 2011, dengan total hadiah senilai Rp. 10.000.000,00.</p>
<p>Babak penyisihan dilakukan pada hari pertama, dan babak final dilakukan pada hari kedua. Sistem penilaian di babak penyisihan menggunakan sistem penjurian langsung pada penampilan setiap peserta dan 20 tim Shuffle Dance berhasil masuk ke babak final.</p>
<p>Pada babak final, sistem yang digunakan adalah sistem nilai tertinggi dari total nilai setiap peserta yang tampil. Setelah melalui tahapan yang panjang, tim juri memutuskan pemenangnya adalah New Squad Shuffle yang membawa pulang uang tunai senilai Rp. 6.000.000,00. Juara kedua diperoleh Triple Shuffle dan mendapat hadiah Rp. 3.000.000,00. Sebagai juara ketiga adalah Freak of Bass dengan hadiah Rp. 1.000.000,00.</p>
<p>Shuffle Dance berasal dari Melbourne Underground Scene, Australia dan popular pada akhir dekade 1980-an. Pada 2004, Shuffle Dance kembali menjadi trend di Australia. Demam Shuffle Dance mulai masuk ke Indonesia di tahun 2009, khususnya di kalangan anak-anak muda di kota-kota besar. Gerakan Shuffle yang berbeda dengan tarian lainnya membuat Shuffle cepat berkembang di kalangan anak muda. Shuffle lebih mengandalkan kekuatan kaki, menggabungkan gerakan tangan dengan kaki yang lebih terfokus pada tumit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/ekspresi-seni-remaja-jabodetabek-tidar-adakan-kompetisi-shuffle-dance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) I TIDAR</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/rapat-kerja-nasional-rakernas-i-tidar/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/rapat-kerja-nasional-rakernas-i-tidar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 11:08:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tidar.nusantara-polo.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[<p>Rapat Kerja Nasional I TIDAR yang diselenggarakan pada 18 – 20 November 2011 mengangkat tema “Memperkokoh Kader TIDAR Menuju Indonesia Raya” diikuti oleh perwakilan dari 25 Pengurus Daerah dan seluruh Pengurus Pusat TIDAR. Acara dibuka oleh Ketua Dewan Pembina TIDAR, Letjend TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, dihadiri oleh perwakilan Sayap Partai GERINDRA lain dan perwakilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rapat Kerja Nasional I TIDAR yang diselenggarakan pada 18 – 20 November 2011 mengangkat tema “Memperkokoh Kader TIDAR Menuju Indonesia Raya” diikuti oleh perwakilan dari 25 Pengurus Daerah dan seluruh Pengurus Pusat TIDAR. Acara dibuka oleh Ketua Dewan Pembina TIDAR, Letjend TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, dihadiri oleh perwakilan Sayap Partai GERINDRA lain dan perwakilan dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) lain.</p>
<p>Dalam sambutannya, Prabowo Subianto mengatakan bahwa TIDAR dapat menjadi sangat menentukan, karena pada Pemilu 2014 nanti, mayoritas pemilih berusia di bawah 35 tahun. “Sebagai organisasi sayap Partai GERINDRA, TIDAR harus berpihak kepada kebangsaan, bukan rasialisme, fanatisme agama, perpecahan. TIDAR harus perhatikan kualitas kader, kualitas anggota, jangan terima dan bina koruptor,” tegasnya.<br />
Pemaparan program kerja 10 bidang TIDAR dilakukan pada Sabtu, 19 November 2011. Kemudian perwakilan pengurus daerah berkesempatan untuk memaparkan program kerja unggulan mereka masing-masing.<br />
Rakernas secara resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal Partai GERINDRA, Ahmad Muzani pada 20 November 2011.</p>
<p>Pada hari terakhir pelaksanaan Rakernas, 25 orang peserta berpartisipasi dalam pembuatan video testimonial TIDAR yang saat ini hasilnya dapat disaksikan oleh masyarakat luas melalui www.tidar.tv.<br />
Secara umum, Keputusan Induk Rapat Kerja Nasional I Tunas Indonesia Raya adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>1.    Menetapkan Rencana Strategis (Renstra) Tunas Indonesia Raya secara Nasional tahun 2011-2012 sebagai berikut:</strong></p>
<p><strong>Renstra Bidang Kebudayaan:</strong><br />
a.    Melestarikan budaya lokal masing-masing daerah<br />
b.    Membuat kegiatan yang nyata untuk pelestarian lingkungan.<br />
<strong><br />
Renstra Bidang Pendidikan:</strong><br />
a.    Pelatihan public speaking<br />
b.    Perkenalan kewirausahaan<br />
c.    Pemanfaatan dan penambahan taman bacaan<br />
d.    Advokasi pendidikan (bekerjasama dengan bidang hukum).</p>
<p><strong>Renstra Bidang Olahraga:</strong><br />
a.    Penyelenggaraan TIDAR CUP<br />
b.    Penyelenggaraan Piala Garuda<br />
c.    TIDAR COMMUNITY (pembentukan komunitas-komunitas sosial anak muda, seperti komunitas motor dan sepeda)<br />
d.    Berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang diselenggarakan oleh komunitas atau lembaga.</p>
<p><strong>Renstra Bidang Organisasi dan Politik:</strong><br />
a.    Pembentukan, pengembangan dan penguatan infrasruktur organisasi<br />
b.    Konsolidasi dan melakukan tata kelola organisasi<br />
c.    Melakukan pendataan organisasi secara berkala<br />
d.    Melakukan penelitian potensi organisasi<br />
e.    Melakukan komunikasi aktif dengan pihak eksternal<br />
f.    Merespon aktivitas politik secara global.</p>
<p><strong>Renstra Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan:</strong><br />
a.    Rekruitmen anggota<br />
b.    Pelatihan Kader Madya<br />
c.    Pelatihan Kader Muda<br />
d.    Pembentukan Korps Instruktur<br />
e.    Penyusunan kurikulum perkaderan<br />
f.    Diskusi rutin.</p>
<p><strong>Renstra Bidang Hukum:</strong><br />
a.    Penyuluhan hukum kepada pemilih pemula<br />
b.    Sosialisasi UU penyelenggara pemilu<br />
c.    Persiapan pemantau pemilu<br />
d.    Seminar kesadaran bahaya narkoba.</p>
<p><strong>Renstra Bidang Komunikasi dan Informasi:</strong><br />
a.    Peningkatan kapasitas<br />
b.    Pembuatan newsletter<br />
c.    Publikasi online jadwal kegiatan TIDAR<br />
d.    Pembuatan video testimonial<br />
e.    Pendekatan terhadap media dan organisasi pemuda<br />
f.    Penyediaan database anggota<br />
g.    Diskusi rutin TIDAR<br />
h.    Publikasi kegiatan melalui www.tidar.tv<br />
i.     Dokumentasi kegiatan rutin TIDAR.</p>
<p><strong>Renstra Bidang Ekonomi Kerakyatan:</strong><br />
a.    Pembutan website pasar TIDAR<br />
b.    Realisasi warnet TIDAR, bekerja sama dengan PC TIDAR Kota Sukabumi<br />
c.    Pembentukan lembaga simpan pinjam TIDAR<br />
d.    Pengajuan proposal kewirausahaan (oleh Pengurus Daerah)<br />
e.    Seleksi proposal usaha<br />
f.    Implementasi proposal wirausaha.</p>
<p><strong>Renstra Bidang Agama dan Kerohanian:</strong><br />
a.    Peningkatan kualitas keimanan setiap kader<br />
b.    Menyelenggarakan hari besar agama<br />
c.    Aktif dalam memberikan respon publik (terkait dengan kehidupan antar agama)<br />
d.    Dialog antar umat beragama.<br />
<strong></strong></p>
<p>Renstra Bidang Pengembangan Peranan Perempuan:<br />
a.    Penanganan perdagangan manusia<br />
b.    Kesehatan perempuan dan anak<br />
c.    Pemberdayaan:<br />
•    Target 30% perempuan di posisi kepengurusan pusat sampai cabang<br />
•    Smart woman (dalam hal kemandirian keuangan)<br />
•    Hari karir perempuan/perempuan inspiratif<br />
•    Keterampilan seorang putri bangsa<br />
•    Putri TIDAR.</p>
<p><strong>2.    Menetapkan Calon Tuan Rumah TIDAR CUP IV Tahun 2012</strong></p>
<p>Calon Tuan Rumah TIDAR CUP IV adalah sebagai berikut:<br />
1.    Sumatera Selatan<br />
2.    Lampung<br />
3.    Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Dengan presentasi dari perwakilannya sebagai berikut:<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>•    Sulawesi Tenggara : </strong><br />
a.    Sukses TIDAR CUP se-Sulawesi Tenggara<br />
b.    Antusias anak muda yang sangat tinggi<br />
c.    Pusat harus melihat bagian Indonesia Timur.</p>
<p><strong>•    Sumatera Selatan :</strong><br />
a.    Sarana dan prasarana: sudah memiliki lapangan futsal berskala internasional<br />
b.    Sarana pendukung seperti wisma atlet<br />
c.    Animo futsal sudah menjadi gaya hidup anak-anak muda di Sumatera Selatan<br />
d.    Banyak kompetisi tingkat daerah &amp; nasional yang diselenggarakan di Sumatera Selatan<br />
e.    SDM yang memadai<br />
f.    Relasi yang baik dengan Dispora, dan tokoh masyarakat.</p>
<p><strong>•    Lampung :</strong><br />
a.    Sudah pernah diadakan kompetisi futsal tingkat provinsi Lampung<br />
b.    futsal sudah menjadi lifestyle anak-anak muda di Lampung<br />
c.    Sarana &amp; prasarana sudah cukup banyak<br />
d.    Untuk hubungan antar kabupaten tidak terlalu lama<br />
e.    Kedekatan dengan stasiun televisi lokal<br />
f.    Kedekatan dengan KONI dan pemerintah<br />
g.    SDM yang handal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/rapat-kerja-nasional-rakernas-i-tidar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TIDAR Expo 2011 &amp; TIDAR CUP 1 Sulawesi Utara 12 Agustus &#8211; 8 September</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/tidar-expo-2011-tidar-cup-1-sulawesi-utara-12-agustus-8-september/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/tidar-expo-2011-tidar-cup-1-sulawesi-utara-12-agustus-8-september/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 11:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tidar.nusantara-polo.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[<p>TIDAR Sulawesi Utara Mengadakan TIDAR Expo 2011 &#38; TIDAR Cup 1 Sulawesi Utara mulai dari 12 Agustus &#8211; 8 September.</p> <p></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TIDAR Sulawesi Utara Mengadakan TIDAR Expo 2011 &amp; TIDAR Cup 1 Sulawesi Utara mulai dari 12 Agustus &#8211; 8 September.</p>
<p><img src="http://www.tidar.or.id/web/media/sulutexpobg.jpg" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/tidar-expo-2011-tidar-cup-1-sulawesi-utara-12-agustus-8-september/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andy R Wijaya: Kongres I TIDAR: Momentum Konsolidasi Organisasi</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/kongres-i-tidar-momentum-konsolidasi-organisasi/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/kongres-i-tidar-momentum-konsolidasi-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 03:36:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pengurus Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tidar.nusantara-polo.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kongres TIDAR yang dilaksanakan pada tanggal 10-13 Februari 2011 kemarin menjadi momentum yang sangat strategis. Pertemuan selama empat hari tersebut melahirkan lima keputusan utama yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan organisasi TIDAR.</p> <p>Keputusan-keputusan tersebut secara tidak langsung menjadi angin segar bagi para pengurus daerah dan pengurus cabang yang mayoritas membutuhkan arahan akan kebijakan program TIDAR yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kongres TIDAR yang dilaksanakan pada tanggal 10-13 Februari 2011 kemarin menjadi momentum yang sangat strategis. Pertemuan selama empat hari tersebut melahirkan lima keputusan utama yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan organisasi TIDAR.</p>
<p>Keputusan-keputusan tersebut secara tidak langsung menjadi angin segar bagi para pengurus daerah dan pengurus cabang yang mayoritas membutuhkan arahan akan kebijakan program TIDAR yang akan diselenggarakan. Dalam kongres ini, semua pihak termasuk para pengurus daerah dan cabang terlibat langsung dalam proses pembuatan konstitusi TIDAR sekaligus menyumbangkan buah-buah pikiran mereka.</p>
<p>Lima keputusan yang dihasilkan dalam kongres perdana ini adalah penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), manifesto TIDAR, program kerja TIDAR, rekomendasi kongres, dan pemilihan Ketua Umum PP TIDAR periode 2011-2016.</p>
<h2>Perubahan AD/ART</h2>
<p>Perubahan AD/ART yang menjadi agenda utama kongres terfokus pada kelengkapan aturan permusyawaratan, struktur kepengurusan, serta penambahan bidang dalam struktur PP TIDAR. Dalam bidang aturan permusyawaratan, misalnya; dalam TIDAR sekarang sudah dikenal istilah Rapat Kerja dan Rapat Pimpinan untuk tingkat nasional, daerah, maupun cabang. Rapat kerja sendiri berfungsi sebagai konsolidasi dalam penyusunan rencana strategis kerja TIDAR baik di pusat, daerah, maupun cabang. Sedangkan rapat pimpinan lebih mendekatkan pada konsolidasi yang sifatnya insidental, namun berada di luar program kerja.</p>
<p>Dalam struktur kepengurusan juga demikian. Struktur kepengurusan TIDAR sekarang mencapai jenjang Pengurus Anak Cabang. Usulan ini merupakan inisiatif dari peserta yang menginginkan adanya pengurus tingkat kecamatan yang bisa berfungsi sebagai motor penggerak di tingkat bawah. Usulan ini sangat relevan (khususnya di daerah), mengingat persebaran dan upaya TIDAR menyasar sampai arus bawah yang harus dilakukan dengan memperbanyak jangkauan jenjang kepengurusan.</p>
<p>Pembentukan jenjang kepengurusan TIDAR juga mulai dimasukkan dalam Anggaran Dasar. Jika dalam Anggaran Dasar sebelumnya, tugas pembentukan pengurus cabang berada di tangan pengurus pusat, dalam Anggaran Dasar baru pembentukan kepengurusan cabang dialihkan ke pengurus daerah. Hal ini dilakukansupaya efisiensi pengurus pusat terjaga. Apabila dilihat secara kuantitatif, maka jumlah cabang yang muncul bisa mencapai kisaran 500 kabupaten/kota se-Indonesia. Hak ini ber- potensi menyulitkan pengurus pusat dalam pembentukan. Itu sebabnya, peran pengurus daerah dalam membentuk pengurus cabang sangat penting.</p>
<h2>Keputusan Pencerahan</h2>
<p>Dalam kongres ini, keputusan yang sangat dinanti oleh para pengurus daerah dan cabang adalah program kerja TIDAR periode 2011-2016. Program ini bisa dibilang sebagai panduan dalam menjalankan kegiatan TIDAR baik di tingkat daerah dan cabang. Beberapa bidang bisa dianggap memilki program unggulan untuk diselenggarakan di masa mendatang. Bidang Ekonomi Kerakyatan misalnya; yang mengampanyekan wirausaha di bidang pertanian. Melalui program ini diharapkan akan lahir wirausahawan daerah baru yang mampu mengangkat potensi pertanian daerah setempat. Contoh lainya adalah Bidang Pendidikan yang memberi- kan bimbingan belajar untuk para pelajar. Program ini bisa dianggap sebagai usaha mendampingi pelajar yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Melalui program ini juga diharapkan para pelajar dapat menghadapi UN dengan sukses.</p>
<p>Pelatihan kader menjadi program unggulan Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan. Di masa pembentukan pengurus daerah yang belum seluruhnya rampung, program kaderisasi menjadi sangat penting mengingat adanya kebutuhan SDM organisasi yang diharapkan bisa menjadi penggerak. Sehingga, dengan diadakannya pelatihan kader secara rutin, diharapkan dapat mensuplai kader penggerak organisasi yang militan. Bidang Olahraga juga memiliki program unggulan, misalnya TIDAR Cup. Melalui acara ini diharapkan dapat menjaring bibit muda atlet Indonesia.</p>
<p>Selain program, keputusan lain yang memiliki nilai strategis adalah manifesto TIDAR. Manifesto TIDAR dapat menjadi panduan umum ideologi TIDAR dalam menjalankan kegiatan. Dalam manifesto TIDAR minimal ada arahan yang terkait dengan pokok- pokok perjuangan TIDAR dalam kehidupan. Misalnya di bidang lingkungan hidup, bidang hukum, bidang agama, dan bidang ekonomi. Dalam bidang ekonomi, pokok perjuangan manifesto TIDAR lebih mengedepankan ekonomi jalan tengah. Artinya, ekonomi yang permodalannya tidak dikuasai wadah tunggal (kkapitalis) dan yang dalam proses distribusinya masih melindungi kepentingan nasional (tidak liberalis).</p>
<p>Kongres TIDAR I kemarin juga melahirkan rekomendasi untuk pemerintah maupun DPP Gerindra. Beberapa rekomendasi dinilai mampu memiliki daya gebrak dalam mendu- kung keputusan. Rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Tetap memegang penuh prinsip ekonomi kerakyatan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Baik oleh kader maupun anggota partai.</li>
<li>Tetap berada pada barisan oposisi dan tidak masuk dalam jajaran pemerintahan periode 2009-2014.</li>
<li>Memberikan kuota minimal satu kader TIDAR dalam setiap daerah pemilihan pada Pemilu 2014.</li>
<li>Agar DPP Partai Gerindra beserta seluruh jajaran struktur di bawahnya memperjuangkan Bapak. H. Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden RI pada Pemilu Presiden tahun 2014.</li>
</ol>
<p>Kongres juga memilih Aryo Djojohadikusumo sebagai Ketua Umum PP TIDAR periode 2011- 2016 secara aklamasi. Pemilihan dilakukan secara aklamasi karena tidak ada satu pun nama selain Bung Aryo yang dicalonkan dari pengurus daerah. Akhirnya, sesuai dengan tata tertib kongres yang mensyaratkan pemilihan langsung aklamasi jika hanya ada satu kontestan; maka diambillah keputusan untuk kembali menetapkan Aryo Djojohadikusumo sebagai Ketua Umum PP TIDAR periode 2011-2016.</p>
<p><em>Ditulis oleh: Andy R Wijaya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/kongres-i-tidar-momentum-konsolidasi-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Piala Garuda III</title>
		<link>http://cinta.tidar.or.id/piala-garuda-iii/</link>
		<comments>http://cinta.tidar.or.id/piala-garuda-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 09:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tidar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keterangan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Liputan Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cinta.tidar.or.id/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[<p>Menindaklanjuti suksesnya Turnamen Piala Garuda 1 dan 2, maka digelar kembali Turnamen PIALA GARUDA III. Turnamen yang merupakan kompetisi Sepakbola Antar SSB (Sekolah Sepak Bola) Usia Dibawah 15 Tahun yang diikuti 32 tim dari lima wilayah DKI, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Depok, kali ini dilaksanakan di tiga lapangan yang berada di wilayah Jakarta Timur, yaitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menindaklanjuti suksesnya Turnamen Piala Garuda 1 dan 2, maka digelar kembali Turnamen PIALA GARUDA III. Turnamen yang merupakan kompetisi Sepakbola Antar SSB (Sekolah Sepak Bola) Usia Dibawah 15 Tahun yang diikuti 32 tim dari lima wilayah DKI, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Depok, kali ini dilaksanakan di tiga lapangan yang berada di wilayah Jakarta Timur, yaitu untuk pembukaan di GOR Ciracas di Jl. Raya Bogot Km 25-26, Lapangan Gatot yang berada di dalam kompleks KOPASSUS, Cijantung dan terakhir di Lapangan DENZIPUR 3, Cijantung Jakarta Timur. Turnamen ini adalah hasil kerjasama antara Tunas Indonesia Raya yang diwakili pengurus cabangnya yaitu TIDAR Pengurus Cabang Jakarta Timur dengan SSB URAKAN.</p>
<p>Pada pembukaan Turnamen PIALA GARUDA III di GOR Ciracas, Ketua Panitia PIALA GARUDA III yaitu Jihan A. Sadat Thahir yang juga Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Cabang Jakarta Timur memberikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa Turnamen ini merupakan Turnamen yang sangat ditunggu karena merupakan salah satu sarana pembinaan usia dini. Hadir pula para pengurus pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR), dan Wakil Ketua Umumnya yaitu Budi Satrio Djiwandono juga memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Mas Budi, begitu sapaan akrabnya, mengharapkan bahwa hasil dari Turnamen ini dapat memberikan kontribusi khususnya bagi pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.</p>
<p>Tunas Indonesia Raya (TIDAR) sebagai penyelenggara turnamen Piala GARUDA III, percaya bahwa sepakbola Indonesia harus dibina dari usia sedini mungkin. Tunas Indonesia Raya sendiri juga percaya bahwa masa depan sepakbola Indonesia berawal dari pembinaan dan generasi muda yang kokoh. Diharapkan tunas-tunas muda ini nantinya bisa membanggakan dan turut mengharumkan nama bangsa. Tunas Indonesia Raya menyuarakan dan mendukung karya nyata anak bangsa, demi masa depan Indonesia yang lebih baik, karena masa depan yang kokoh berawal dari generasi muda yang kokoh seperti layaknya motto Tunas Indonesia Raya sendiri yaitu “ Awal Bangsa Yang Kokoh”.</p>
<p>Turnamen ini berlangsung dari 18 Desember 2010 hingga 2 Januari 2011. Menurut rencana pada penutupan Turnamen PIALA GARUDA 3 ini akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Tunas Indonesia Raya yaitu Bapak Prabowo Subianto yang juga Ketua Dewan Pembina Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cinta.tidar.or.id/piala-garuda-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

